Erukitna Bayu Harsono yang kerap disapa Benny merupakan mahasiswa universitas Gunadarma jurusan sistem informasi, lahir dijakarta 20 mei 1992 dengan persilangan antara jawa dan sunda namun besar dikota depok. Atau dapat dirumuskan dengan:
Sampai detik ini saya masih tinggal didepok, lingkungan tempat saya tinggal pun nyaman, tentram, dan damai. Disini ga ada perang dunia maupun perang dari suku pedalaman, tapi lain cerita bila kita lihat daerah terminal atau stasiun didepok. Kesan damai seolah lenyap, dari mulai preman yg pastinya ga ganteng, kernet kopaja yg ngakunya punya suara emas lady gaga berteriak memecah kesunyian terminal menarik penumpang, hingga anak berseragam sekolah yang entah kenapa mereka belajar distasiun, apakah peran guru skarang sudah tergantikan dengan seonggok kereta?
Awal saya mengenyam dunia pendidikan disekolah dasar, ga ada yg menonjol saat itu karna memeng saya tipe orang pendiam. Saat duduk dibangku smp saya masih tetap anak pendiam, tapi saya merasa punya bakat terpendam yaitu bakat untuk menjadi orang jail sedunia dan berhasil menyabet gelar orang pendiam terjahil saat itu.
Selepas dari bangku SMP saya memutuskan untuk mengambil sekolah kejuruan untuk melanjutkan pendidikan. Otomotif adalah jurusan yang saya pilih, dengan bermodalkan sebongkah sepeda motor yang saya miliki saya bertekad untuk bisa membongkar lalu memasang kembali motor tersebut. Sungguh pemikiran pendek nan lemah yang sangat konyol untuk tujuan suksesnya.
Perguruan tinggi adalah tujuan saya setelah lulus dari bangku sekolah. Saya memilih universitas Gunadarma untuk kembali menimba ilmu. Salah kalau anda berfikir saya akan melanjutkan pendidikan dibidang otomotif, ironis memang jurusan yang saya ambil adalah sistem informasi. Kali ini pikiran yang memotivasi saya adalah agar saya dapat membuat sesuatu yang bisa mengalahkan pamor facebook. Setelah saya resmi menjadi mahasiswa saya sempat berfikir kemana Tuhan akan membarikan saya tujuan untuk menjadi orang yang sukses? Mesin kah? Komputer kah?
Suatu saat saya berfikir, tidak ada yang perlu disalahkan dalam tujuan hidup ini. Saya berfikir untuk mengambil semua ilmu dan pengalaman yang saya dapat disekolah kejuruan dan diperguruan tinggi. Mungkin ga ada salahnya memiliki keahlian didua bidang walaupun ga seahli orang yang menggeluti satu bidang, kemudian terlintas cita-cita dapat menciptakan mobil dengan manufer algoritma pemrograman pertama didunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar