Jakarta, bagaikan lautan kendaraan dan pulau pulau gedung tinggi menjulang. Siapa disini yang menolak anggapan kalo Jakarta kota yang padet, sumpek, semeraut, bau, banci (emang banyak bancinya yeee)? udah miring kali kalo ada orang yang beranggepan sebaliknya. Kenapa? kenapa jakarta bisa kaya gini?
Oke kita bahas aja, menurut pendapat saya sebagai dosen dari universitas ngaku ngaku, antara lain:
1. Jumlah kendaraan yang susah dihitung jumlahnya sampe yang ngitungnya juga gumoh dipinggir kali Ciliwung. ini penyebab yang nyata dari kepadatan ibu kota ini, mana kendarannya bagus bagus ga kaha dikampung.
2. Menggilanya orang yang berurbanisasi keJakarta untuk mencari lapangan pekerjaan. bukannya malah dapet kerja yang ada dia jadi gembel karena efek kerasnya ibu kota saat ini (hahay dah).
3. Dikarnakan Jakarta adalah pusatnya dari negara ini jadi disana juga pusat dari kegiatan kegiatan penting yang dilakukan oleh semua orang.
4. Ruang yang sempit juga mempengaruhi jakarta untuk bernafas sehingga udara disana berpolusi tercemar oleh asap kendaraan yang setiap hari memenuhi ruang diJakarta. Penting sekali kebutuhan ruang hijau diJakarta untuk mengurangi polusi yang merasuki hidung kita ini.
5. Sampah, penyebab usangnya kota metropolitan ini. Bukannya malu jika banyak berdiri gedung megah dan mobil mewah yang berlalu lalang sedangkan lingkungannya bau dan tercemar oleh sampah. Sampah ini juga salah satu penyebab jakarta kebanjiran, bener ga? kalo bener tekan tombol hijau.
6. ya seperti biasa, kalo contoh mah ga usah banyak banyak kan udah ada pemerintah yang mikirin Jakarta, kita mah tinggal menikmati macetnya dan berenang saat banjirnya :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar