Menurut Owen, Bahasa yaitu language can be
defined as a socially shared combinations of those symbols and rule governed
combinations of those symbols (bahasa dapat didefenisikan sebagai kode yang
diterima secara sosial atau sistem konvensional untuk menyampaikan konsep
melalui kegunaan simbol-simbol yang dikehendaki dan kombinasi simbol-simbol
yang diatur oleh ketentuan).
Menurut Sunaryo (2000:6), Bahasa didalam
struktur budaya ternyata memiliki kedudukan, fungsi dan peran ganda yaitu
sebagai akar dan produk budaya yang sekaligus berfungsi sebagai sarana berfikir
dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi.
Menurut Wibowo (2001:3), bahasa adalah sistem
simbol bunyi yang bermakna dan berartikulasi (dihasilkan oleh alat ucap) yang
bersifat arbitrer dan konvensional, yang dipakai sebagai alat berkomunikasi
oleh sekelompok manusia untuk melahirkan perasaan dan pikiran.
Menurut Fodor (1974), Bahasa adalah system
simbol dan tanda. Yang dimaksud dengan system simbol adalah hubungan simbol
dengan makna yang bersifat konvensional. Sedangkan yang dimaksud dengan system
tanda adalah bahwa hubungan tanda dan makna bukan konvensional tetapi
ditentukan oleh sifat atau ciri tertentu yang dimiliki benda atau situasi yang
dimaksud.
Menurut Mackey (1986:12), Bahasa adalah suatu
bentuk dan bukan suatu keadaan (lenguage may be form and not matter) atau
sesuatu sistem lambang bunyi yang arbitrer, atau juga suatu sistem dari sekian
banyak sistem-sistem, suatu sistem dari suatu tatanan atau suatu tatanan dalam
sistem-sistem.
Berikut adalah beberapa contoh
kata yang bisa diambil dari kumpulan kamus bahasa Indonesia :
Abadi : kekal, tidak berkesudahan
Abnormal : ganjil, tidak normal, menyimpang
dari yang lazim
Adaptabel : dapat menyesuaikan
Adaptabilitas : kemampuan beradaptasi
Adiktif : bersifat ketagihan
Aklimasi : penyesuaian tubuh dengan iklim
yang baru
Aklimatisasi : penyesuaian dengan iklim,
lingkungan baru
Alkoholisme : gaya hidup membudayakan
alkohol
Alokasi : menjatahan, penentuan banyaknya
barang yang disediakan
Argumen : alasan untuk memperkuat atau
menolak suatu pendapat
Bergadang : berjaga tidak tidur sampai
larut malam
Beol : buang air besar
Bilingual : mampu menggunakan dua bahasa
dengan sama baik
Biografi : riwayat hidup
Brilian : hebat, mengagumkan, pandai sekali
Broker : makelar
Bursa : pasar saham, obligasi, dsb
Buron : yang melarikan diri, pelarian
Balada : cerita rakyat yang mengharukan
Belia : muda sekali, remaja
Cabul : keji dan kotor, tidak senonoh
Cakrabuana : roda dunia
Canggung : kikuk, kaku
Cendikiawan : orang intelek
Cerai : pisah
Cermat : seksama, teliti
Comblang : mucikari, birojodoh
Culas : tidak jujur, curang
Cuti : mengambil hari libur, vaknansi
Citra : rupa, gambaran
Dadak, mendadak : tiba tiba
Dakwa: tuduhan, tuntutan hakim
Dalil : keterangan suatu kebenaran
Dedikasi : pengabdian
Defisit : kekurangan (anggaran belanja)
Degradasi : penurunan derajat
Deflasi : perbaikan nilai mata uang
Demokrat : penganut paham demokrasi
Demokrasi : pemerintahan rakyat
Diagnosis : penentuan penyakit berdasarkan
gejalanya
Efisiensi : kedayagunaan
Ekspansi : perluasan wilayah
Ekstrak : kekentalan, sari, pati
Ekuivalensi : sebanding, sepadan
Elite : orang orang terpandang, pilihan
Emblem : lambang, simbol
Emosional : menyentuh perasaan
Esensial : penting, hakiki
Etimasi : penilaian, pendapat
Etimologi : ilmu tentangasal usul kata
Etos : pandangan hidup yang khas dari suatu
golongan
Evakuasi : pengungsian penduduk dari suatu
tempat yang berbahaya
Evaluasi : penilaian
Evolusi : perubahan, berangsur angsur
Evokatif : mampu menggugah rasa
Faktual : drdasarkan kenyataan
Fana : tidak kekal
Fanatik : teramat kuat kepercayaan
Federasi : perhimpunan
Fibrasi : getaran
Figuratif : bersifat lambang, kiasan
Fiksi : cerita rekaan
Fiktif : bersifat rekaan
Finansial : keuangan
Frontal : secara terbuka
Gadungan : palsu, bukan sebenarnya
Gamblang : jelas dan mudah dimengerti
Gancang : cepat, tangkas dancekatan
Ganjar : hadiah, upah
Gebu, menggebu : berkobar, menyala
Genting : tegang, berbahaya
Gramatikal : menurut tata bahasa
Gratifikasi : bonus
Gundah : gelisah, bimbang
Gunjing : fitnah, umpat
Hakikat : dasar, yang sebenar benarnya
Harfiah : berdasarkan arti leksikal
Hedonisme : pandangan hidup yang mengejar
kesenangan
Hengkang : mundur
Heroik : kepahlawanan
Hibah : mengalihkan hak kepada orang lain
Histeris : luapan emosi
Homogen : sejenis
Humanisasi : penumbuh rasa kemanusiaan
Humoris : orang yang mempunyai rasa humor
Iba : belas kasihan
Idiom : gabungan kata kata menjadi suatu
istilah khusu
Ilustratif : bersifat menerangkan
Impotensi : perihal lemah pada syahwat
Individual : bersifat perorangan
Indikasi : petunjuk, tanda tanda
Informal : tidak resmi
Insomnia : keadaan tidak dapat tidur
Insiden : bentrokan, kejadian
Intuisi : bisikan hati
Jamak : wajar, lazim, lumrah
Jelita : cantik, elok
Jemu : bosan (karena sering)
Joli : sepasang
Jongos : pelayan
Juling : miring
Juragan : tuan, nyonya pemilik perusahaan
Juru : orang yang pandai dalam suatu bidang
Jember : kotor, lembab
Jelma : lahir kembali, tergambar
Kalem : santai, rileks
Kambing hitam : orang yang dipersalahkan
Kambuh : kumat
Kancah : ajang, medan, suatu yang sulit
Kapasitas : daya tampung
Karakter : watak, tabiat
Karib : dekat, rapat dan erat
Karsa : kehendak, niat
Karma : hukum sebab akibat
Kekal : abadi, lestari, selamanya
Labil : goyah, tidak mantap
Langka : jarang, sulit ditemukan
Laknat : orang yang terkutuk
Lantang : keras, nyaring didengar
Lara : sedih, sakit
Lazim : sudah biasa, umum
Lekang : retak, belah
Liberal : bersifat bebas, pandangan bebas
Liang : lubang kecil
Lumat : hancur benarnyaHarfiah
Madat : candu
Mahir : sangat terlatih, terampil
Majas : kiasan
Maniak : orang yang tergila gila sesuatu
Mara : bencana, bahaya
Marem : senang, puas hati
Maut : kematian, mati
Medium : menengah, tengah, sedang
Maya : khayalan, tidak nyata
Mesum : kotor, cabul
Naas : sial, celaka
Nafsu : keinginan hati yang sangat kuat
Nalar : akal budi
Narasi : penceritaan suatu kisah
Natural : alamiah, asli
Negasi : penyangkalan, peniadaan
Nihil : kosong, tidak hadir
Netral : tidak berpihak, ditengah
Nominasi : pencalonan
Nonstop : terus menerus
Onani : masturbasi
Onar : huru hara
Opini : pendapat, pemikiran, pendirian
Orasi : pidato, khorbah
Orgasme : puncak kenikmatan seksual
Orisinil : asli, tulen
Otomatis : bekerja sendiri
Otonom : berdiri sendiri
Otorisasi : pemberian kekuasaan
Omzet : hasil penjualan selama masa jual
Pacar : kekasih
Padan : sebanding, imbang
Padam, mati
Pakar : ahli, cendikiawan
Pandu : penunjuk jalan
Padat : penuh, padu, mampat
Panca : lima
Pandir : bodoh
Paradigma : kerangka berfikir
Pelik : jarang ada, aneh, tidak biasa
Qari/ah : pembaca Quran (laki laki/perempuan)
Qraat : pembacaan
Quran : kitab suci agama Islam
Rabun : kabur, tidak jelas
Radikal : secara menyeluruh, keras dalam
perubahan
Raib : hilang, lenyap
Rampas : ambil dangan paksa
Ralat : pembetulan dalam kesalahan tulis
Rampung : selesai, usai
Rawat : pelihara, urus, jaga
Real : nyata
Reda : hampir berhenti, tengang kembali
Remis : seri, sama sama kuat
Saat : waktu, ketika
Sableng : agak gila, kurang waras
Sadis : ganas, kejam, buas
Sahaja : sewajarnya, seadanya
Sahaya : hamba, abdi
Salin : ganti, tukar
Sambil : seraya, sembari
Sangka : duga, kira
Sangkal : bantah, sanggah
Sembrono : kurang hati hati, kurang sopan
Tabah : tetap dan kuat hati
Taat : patuh, senantiasa menurut
Tabu : larangan, pantangan
Takabur : angkuh, ceroboh
Tamat : berakhir, selesai
Tandas : pasti dan tegas, jelas
Tarif : daftar harga, ongkos
Tamak : loba, serakah
Teladan : patut ditiru, bauk untuk dicontoh
Teliti : cermat, seksama
Ujar : perkataan, kalimat yang dilisankan
Ulah : tingkah laku, tindakan
Ultima : bagian akhir, final
Ulung : berpengalaman, mahir, pandai
Unik : lain dari yang lain, khusus
Upeti : uang wajib yang diserahkan pada
penguasa
Utama : terbaik, nomor satu
Utopis : bersifat khayal
Utilitas : faedah, kegunaan, manfaat
Usang : sudah lama, kuno
Vagina : liang senggama pada orang
perempuan
Valid : sah, berlaku, sahih
Valuta : nilai uang
Varian : bentuk lain sebagai alternatif
Vermak : mengubah bentuk
Versus : lawan, berhadap
Via : lewat, jalan, melalui
Vlek : bercak
Vonis : putusan
Vital : sangat penting
Wacana : ucapan
Wafat : meninggal dunia, berpulang
Wangsit : amanat
Warta : kiabar, berita
Wawanmuka : temu muka
Wejang : nasihat, petuah, petunjuk
Wawasan : tinjauan, pandangan
Wisma : rumah
Wisata : bertamasya, piknik
Wujud : ada rupanya, bentuk, benda nyata
X : penggantu sesuatu yang belum diketahui
Xenokrasi : pemerintahan yang dipegang
orang asing
Xerofit : tumbuhan yang dapat hidup digurun
pasir
Xilograf : orang yang ahli dalam ukuran
kayu dan seni grafika
Xilografi : seni grafika dalam pembuatan
ukiran kayu
Xilologi : ilmu tentang struktur kayu
Xenomani : kesukaan berlebih terhadap suatu
barang asing
Yakin : percaya, sungguh sungguh
Yatim : tidak berayah atau beribu lagi
Yogya : patut, layak, baik
Yuridikatif: berkenaan fungsi dan
pelaksanaan keadilan
Yuridis : menurut hukum, secara hukum
Yustisi : kehakiman, peradilan
Yuridiksi : kekuasaan pengadilan, kekuasaan
hukum
Yel : sorakan, teriakan pemberi semangat
Yaumidin : hari kiamat
Yuda : perang
Zakar : kemaluan laki laki
Zaman : masa, kala, waktu
Zat : wujud, bahan pembentuk suatu benda
Zina : berhubungan seks diluar nikah
Zuhud : betapa
Zuriah : keturunan, ana, cucu, benih, bibit
Zero : angka nol, kosong, yang terendah
Ziarah : kunjungan ketempat yang dianggap
keramat
Zone : jalur iklim (terdiri dari 5); kawasan
Zoologi : ilmu tentang kehidupan binatang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar