Selamat malam, jumpa
lagi dengan orang yang gantengnya ga udah udah seDepok. Kali ini kita bakal
bahas tentang kasus yang sedang heboh seheboh goyangan Inul Daratista dan
secetar membahananya rambut Syahrini.
Eyang Subur, siapa
sekarang yang ngga kenal dengan nama itu? Sudah jadi perbincangan disana sini
tentang Eyang Subur yang menjadi kontroversial dengan berbagai pihak. Disini
kita bakal kupas satu persatu masalahnya yang buming dikabarkan oleh media,
antara lain:
Kontroversi dengan
para pengikutnya. Umumnya media mengabarkan bahwa para pengikut eyang adalah
kalangan selebriti dan mereka menganggap si eyang ini merupakan guru
spiritualnya, ya jelas saja jika ia dianggap sebagai guru penjaskes kan ga
mungkin. Si eyang juga dikabarkan suka memberikan hadiah kepada pengikutnya
padahal kan mereka artis, masa iya buat beli mobil aja ga bisa, pasti ini
merupakan iming iming dari si eyang agar mereka merasa berhutang dan dibalik
hadiah itu pasti ada sesuatu yang diinginkan oleh eyang dari si artis tersebut,
alhasil sedikit demi sedikit terkuak masalah yang sedang dialaminya, contohnya
dengan artis senior Adi Bing Selamet yang ramai menjadi buah bibir masyarakat.
Masalah kekayaannya
yang tak terduga, kabarnya eyang mendapatkannya dari hadiah lotre (jelas bukan
permen karet malainkan sejenis mengundi keberuntungan atau biasa disapa judi)
pada tahun 90an. Mobil aja udah dijadiin hadiah, belum lagi kristal dan
perhiasan yang sering ia kenakan. Yang harus dipertanyakan mengapa orang sekaya
itu tidak berangkat ketanah suci jelas ajaran itu tertera pada rukun islam, apa
lagi kan dia merupakan tokoh beragama, bukankah ini melenceng dari ajaran dan
menjurus pada kesesatan. Kekayaan yang ia miliki hanya dipergunakan untuk hal
yang tidak penting seperti memberikan hadiah pada para mengikutnya.
Memiliki banyak
istri. Motivasinya apa? Apa karena dia orang kaya? Tetapi media mengabarkan
jika pernikahan eyang dengan para istri istrinya itu tudak tercatat diKUA, apa
mungkin dia bukan dinikahkan oleh penghulu melainkan oleh tukang sunat? Atau
mungkin eyang merasa dirinya paling kuat untuk memuaskan semua istrinya, keliatan
sih badannya juga ga beda jauh sama Agung Hercules. Ini juga salah satu
ajarannya yang sesat, tapi ko ada ya yang mengikuti ajarannya?
Pemeran utama dalam
kasus ini bukanlah Eyang Subur, Adi Bing Selamet, mau pun para istrinya
melainkan awak media yang berhasil menyebarkan berita ini sampai pelosok
negeri. Bukankah seharusnya masalah ini hanya beredar dilingkungan kecil dan
kenapa harus dibesar besarkan? Tentu saja ada alasan, nyatanya sebelum berita ini heboh ada berita
tentang kelangkaan bahan pangan dan lonjakan harga bahan pokok, mengapa berita
Eyang Subur bisa mengalahkan bertita yang lebih mencemaskan untuk rakyat?
Apakah ini kamuflase pemerintah untuk menutupi keterpurukan negeri ini?
Jelas sekali
kesuburan bahan pokok dan bahan pangan kita sudah direnggut oleh eyang Subur,
mungkin jika masalah ini sudah berakhir eyang Subur akan mengganti namanya
menjadi eyang Gasubur Lagi atau eyang Layu.
HAHAY !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar