Sabtu, 20 April 2013

KISRUH EYANG SUBUR


Selamat malam, jumpa lagi dengan orang yang gantengnya ga udah udah seDepok. Kali ini kita bakal bahas tentang kasus yang sedang heboh seheboh goyangan Inul Daratista dan secetar membahananya rambut Syahrini.

Eyang Subur, siapa sekarang yang ngga kenal dengan nama itu? Sudah jadi perbincangan disana sini tentang Eyang Subur yang menjadi kontroversial dengan berbagai pihak. Disini kita bakal kupas satu persatu masalahnya yang buming dikabarkan oleh media, antara lain:

Kontroversi dengan para pengikutnya. Umumnya media mengabarkan bahwa para pengikut eyang adalah kalangan selebriti dan mereka menganggap si eyang ini merupakan guru spiritualnya, ya jelas saja jika ia dianggap sebagai guru penjaskes kan ga mungkin. Si eyang juga dikabarkan suka memberikan hadiah kepada pengikutnya padahal kan mereka artis, masa iya buat beli mobil aja ga bisa, pasti ini merupakan iming iming dari si eyang agar mereka merasa berhutang dan dibalik hadiah itu pasti ada sesuatu yang diinginkan oleh eyang dari si artis tersebut, alhasil sedikit demi sedikit terkuak masalah yang sedang dialaminya, contohnya dengan artis senior Adi Bing Selamet yang ramai menjadi buah bibir masyarakat.

Masalah kekayaannya yang tak terduga, kabarnya eyang mendapatkannya dari hadiah lotre (jelas bukan permen karet malainkan sejenis mengundi keberuntungan atau biasa disapa judi) pada tahun 90an. Mobil aja udah dijadiin hadiah, belum lagi kristal dan perhiasan yang sering ia kenakan. Yang harus dipertanyakan mengapa orang sekaya itu tidak berangkat ketanah suci jelas ajaran itu tertera pada rukun islam, apa lagi kan dia merupakan tokoh beragama, bukankah ini melenceng dari ajaran dan menjurus pada kesesatan. Kekayaan yang ia miliki hanya dipergunakan untuk hal yang tidak penting seperti memberikan hadiah pada para mengikutnya.

Memiliki banyak istri. Motivasinya apa? Apa karena dia orang kaya? Tetapi media mengabarkan jika pernikahan eyang dengan para istri istrinya itu tudak tercatat diKUA, apa mungkin dia bukan dinikahkan oleh penghulu melainkan oleh tukang sunat? Atau mungkin eyang merasa dirinya paling kuat untuk memuaskan semua istrinya, keliatan sih badannya juga ga beda jauh sama Agung Hercules. Ini juga salah satu ajarannya yang sesat, tapi ko ada ya yang mengikuti ajarannya?

Pemeran utama dalam kasus ini bukanlah Eyang Subur, Adi Bing Selamet, mau pun para istrinya melainkan awak media yang berhasil menyebarkan berita ini sampai pelosok negeri. Bukankah seharusnya masalah ini hanya beredar dilingkungan kecil dan kenapa harus dibesar besarkan? Tentu saja ada alasan,  nyatanya sebelum berita ini heboh ada berita tentang kelangkaan bahan pangan dan lonjakan harga bahan pokok, mengapa berita Eyang Subur bisa mengalahkan bertita yang lebih mencemaskan untuk rakyat? Apakah ini kamuflase pemerintah untuk menutupi keterpurukan negeri ini?

Jelas sekali kesuburan bahan pokok dan bahan pangan kita sudah direnggut oleh eyang Subur, mungkin jika masalah ini sudah berakhir eyang Subur akan mengganti namanya menjadi eyang Gasubur Lagi atau eyang Layu.


HAHAY !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar