Selasa, 07 Januari 2014

IKLAN LAYANAN MASYARAKAT DAN ARTIKEL (yang sedikit bermasalah)

IKLAN LAYANAN MASYARAKAT




“DIKANDANGKAN” lebih masuk ajal jika kata tersebut diganti dengan “DIPENJARAKAN”, lebih fatal lagi jika kata tersebut diganti menjadi “DIMASUKAN TOPLES” dan gambar anjing tersebut bisa diganti dengan sossis atau kue kue lebaran.

Kata “ENTRY” diubah menjadi “PENDAFTARAN”, karena entry tersebut lebih menjurus kepada nama seoran penyanyi dangdut senior Entry Sukaesih.

Masih ada kata lain yang bisa digunakan selain “JEPRET”, karena kata “JEPRET” terlalu sadis untuk seekor cicak.

Jika terlihat iklan seperti ini makan pendefinisian larangan narkoba bisa berubah menjadi “SEMBUNYIKAN NARKOBA SEJAUH MUNGKIN”.


“NO SAY SIM ASAL-ASALAN” terasa canggung jika diucapkan, alangkah lebih baiknya jika sedikit diringkas menjadi “SIM SALABIM JADI APA PROK-PROK-PROK”



ARTIKEL

  1. Barcelona- Di laga terakhirnya melawan Getafe, Barcelona sempat kerepotan sebelum akhirnya menang. Pelatih Barca Gerardo Martino memastikan timnya tidak mengulang penampilan itu.

    Pada laga terakhir di 2013, Barca sempat tertinggal dua gol lebih dulu di 15 menit pertama. Akan tetapi, mulai sepertiga akhir babak pertama Andres Iniesta dkk. kembali 'ke jalurnya' untuk membalikkan keadaan dan akhirnya menang dengan skor 5-2.

    Melawan Getafe, Barca memiliki rekor bagus dengan cuma sekali kalah dalam 12 pertemuannya di seluruh kompetisi. Kekalahan itu terjadi pada November 2011 silam dengan skor 0-1 di markas lawan.

    Di markas sendiri, Barcelona tampil trengginas. Lima pertandingan terakhirnya di seluruh kompetisi, Barca memasukkan 20 gol dan cuma kebobolan dua gol.

    Barca akan memanfaatkan laga kandangnya semaksimal mungkin saat dikunjungi Getafe di Camp Nou, Kamis (9/1/2014) dinihari WIB dalam laga babak 16 Besar.

    "Kami ingin bermain seperti di 70 menit terakhir, bukan seperti di 20 menit pertama ketika kami tidak cukup agresif dan intensif," lugas Martino dalam konferensi pers sebagaimana diwartakan <i>ESPN</i>.

    "Itu satu-satunya periode yang berjalan seperti itu dalam enam atau tujuh pertandingan. Itu juga bisa dianalisa sebagai performa bagus tim lawan dan memang Getafe bermain sangat baik di 20 menit pertama."


  1. Jakarta- Mengikuti konvensi capres Partai Demokrat, Dino Patti Djalal akhirnya resmi mundur dari jabatan karirnya sebagai dubes RI untuk Amerika Serikat. Dino selanjutnya akan fokus di dunia politik sebagai peserta konvensi capres Demokrat.

"Dalam 4 bulan akan memanfaatkan waktu secara total untuk menyebarkan visi nasionalisme unggul, visi 45 abad 21.
Semangat 45 yang dijabarkan dalam realita dan prestasi abad 21," ujar Dino setelah tiba dari AS di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Selasa (7/1/2014).

Dino mengungkapkan telah menyerahkan jabatannya
kepaa Sekjen Kemenlu pada 31 Desember 2013 lalu. Langkah pengunduran diri ini ditempuh karena menurutnya, menjelaskan visinya soal kebangsaan dan nasionalisme kepada masyarakat memerlukan waktu yang tidak sedikit.

Dino mengatakan, perlu waktu cukup banyak untuk dapat bersosialisasi kepada masyarakat Indonesia.

"Agar seluruh rakyat dapat mendengarkan konsep nasionalisme
unggul. Bersosialisasi kepada rakyat secara langsung atau sosial media. Tantangannya adalah logistik. Memang agak ketinggalan, namun 4 bulan cukup untuk sosialisasi," tuturnya.

Dino juga mengaku telah menyerahkan nomor rekening ke KPK. Dia mengimbau kandidat capres lain agar tidak
terjebak pada praktik politik uang.

Mantan
jubir presiden beralasan, keputusannya terjun ke dunia politik menjadi kandidat capres karena terpanggil untuk ikut membenahi persoalan bangsa. Menurutnya, perekonomian Indonesia memang tumbuh tinggi, namun kesenjangan masih terjadi. Pertumbuhan dan pemerataan harus jadi agenda utama, dan pembangunan harus mementingkan kelas menengah.

"Seumur hidup selalu bekerja keras dari bawah untuk naik ke atas. Saya sempat jadi pencuci piring dan penjaga bioskop. Selalu mulai dari bawah. Pencapaian saya adalah hasil kerja keras. Kalau (nanti) tidak jadi presiden, masuk sebagai barisan pemimpin Indonesia 2014,"
pungkas Dino


  1. Serang - Selangkah lagi Rano Karno akan menjadi gubernur Banten setelah Ratu Atut Chosiyah mendekam di rutan Pondok Bambu sebagai pesakitan KPK. Namun jalan terjal menghadang 'Si Doel' ini. SMS gelap menyerang dirinya bermunculan.

    Isu yang beredar di kalangan wartawan bahwa para SKPD di lingkungan Pemprov Banten tidak mendukung dirinya menjadi gubernur. "Jangan mau dipimpin Rano, dia mah pendatang. Lebih baik ada Plt dari Mendagri atau pilkada dipercepat," isi pesan singkat yang beredar dari nomor misterius.

    Rano mengaku sudah tahu soal isu dan SMS itu. Rano yakin, isu itu nantinya akan patah dengan sendirinya.

    "Ya, saya juga pernah mendengar. Tapi begini, apakah sekarang ini masih berlaku hal seperti itu? Saya rasa tidak," ungkapnya saat ditemui detikcom di Pendopo Wakil Gubernur di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Palima Serang, Selasa (7/1/2014).

    Rano menambahkan, dia pun sadar bahwa dirinya memang pendatang. "Saya memang pendatang, makanya saya juga sering sowan ke beberapa tokoh. Kalau musafir kan seringnya di masjid kan," imbuhnya sembari melepas tawanya.

    Rano pun tahu bahwa isu ini sudah santer di sekitar pejabat SKPD bahkan setingkat eselon 2. Tapi Rano tidak takut ketika dirinya kelak menjadi gubernur, akan ditinggalkan para pejabatnya.

    "Dasarnya kan profesionalisme. Kalau mereka ogah-ogahan dipimpin saya, maka pasti berpengaruh pada kinerja, otomatis ada penilaian dong dari Baperjakat dan masyarakat," tuturnya


  1. detikTravel Community - Selain Pantai Menganti, Pantai Ayah di Kebumen banyak menyimpan keunikan yang sayang dilewatkan. Di sanalah traveler dapat memandangi laut lepas Samudera Hindia, kampung nelayan serta pesisir pantai yang tenang dan rapi.
    Di sini ada sebuah rumah di atas bukit dengan tebing-tebing di sisinya. Samudera Hindia bisa kita saksikan sejauh mata memandang. Ada rumah di atas bukit dengan pagar pembatas, laut lepas di belakangnya, dan kampung nelayan berada di sebelahnya. Telihat banyak perahu terparkir berjejer yang terlihat unik dan rapi. Indah dan memesona!
    Bahkan tempat ini memberikan suasana tenang dan nyaman sehingga berlama-lama pun tidak terasa. Cocok untuk melepas kepenatan dan aktivitas harian yang membosankan. Menikmati saat-saat matahari mulai terbenam adalah satu momen yang sayang untuk dilewatkan.
  2. Guatape - Ada pemandangan tak biasa saat turis melihat sebuah batu besar di Guatape, Kolombia. Batu itu punya 649 anak tangga yang bentuknya zig-zag. Jika diperhatikan, bentuk tangga pada batu tersebut kok seperti... resleting!

    Batu besar tersebut bernama El Penol dan berada di Guatape, Antioquia, Kolombia. Seperti dilansir Amusing Planet, Selasa (7/1/2014) El Penol terlihat unik karena anak tangga yang ada di sana.

    Tinggi El Panol mencapai 200 meter dan sudah menjadi destinasi wisata di Guatape. Dari atasnya, traveler bisa melihat pemandangan cantik berupa danau dan hutan hijau. Untuk naik ke atasnya, traveler harus terlebih dulu menapaki 649 anak tangga.

    Anak tangga di sana bentuknya zig-zag. Di sinilah letak keunikannya. Jika dilihat dan diperhatikan, bentuk anak tangganya justru bagaikan resleting!

    Buktinya, tak sedikit traveler yang mengabadikan foto anak tangga tersebut. Puas berfoto, traveler bisa naik ke puncak El Panol melalui anak tangganya. Di atasnya terdapat menara, toko suvenir dan aneka warung yang menjajakan makanan.

    Rasa lelah Anda bakal terbayar impas saat berada di ata puncak El Panol. Dari sini, ada pemandangan cantik di depan mata. Siapkan kamera, karena Anda pasti jatuh hati saat melihat lanskap berupa danau biru dan hutan hijau. Refleksi warna yang cantik!

    El Penol pertama kali didaki tahun 1954 oleh tiga orang pendaki. Mereka hanya menggunakan tongkat dan memakai sistem tal menali atau single rope system.

    Setelah itulah, pemerintah setempat menggalakan pembangunan anak tangga dan fasilitas lainnya di sana untuk mendatangkan turis. Terbukti, siapa saja yang naik ke El Penol bakal dibuat kagum oleh pemandangan dari atasnya dan bisa melihat keunikan anak tangga yang seperti resleting.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar